News Update :

Kucing Ini Bisa Menebak Kematian Seseorang

3/01/2011

Oscar, begitu anak kucing ini dipanggil. Oscar yang berada di lantai 3 pusat rehabilitasi di Providence, Rhode Island ini membuktikan kalau prediksi dokter tentang waktu kematian pasien tidak selalu tepat. Oscar selalu memprediksikan waktu kematian dari pasien-pasien yang dirawat.
   
Oscar, Kucing Istimewa yang Mampu Prediksi Kematian
Setelah sekitar 6 bulan lamanya, para staff mulai menyadari bahwa ada kejanggalan pada aktivitas Oscar. Suatu ketika, Oscar masuk ke kamar pasien kemudian mngendus-endus dan mengamati pasien, lalu tidur bersama pasien. Pasien yang didatangi Oscar pasti meninggal sekitar 2-4 jam setelah Oscar tidur bersamanya.

Salah satunya terjadi ketika ada seorang pasien yang memiliki semacam gumplan darah di kakinya. Saat itu Oscar datang dan terus di situ hingga pasien meninggal beberapa jam kemudian.

Kisah lain terjad di mana dokter telah menetapkan waktu kematin seorang pasien berdasarkan pada kondisi pasien. Oscar mematahkan prediksi tersebut dengan mendatangi pasien dan meninggal 2 jam kemudian dan tidak sesuai dengan prediksi dokter yang 10 jam lebih awal.

Ketelitian Oscar yang telah terbukti hingga 25 kejadian membuatnya dipercaya oleh pimpinan staff untuk menciptakan suatu protokol yang sulit dipercaya dan sangat tidak biasa. Staff akan menghubungi anggota keluarga si pasien untuk memberitahukan mengenai kematian yang akan segera terjadi jika menemukan Oscar sedang tidur dengan seorang pasien.

Kemapuan Oscar sungguh sangat membingungkan dan diluar batas ilmiah. Dr. David Doza mendeskripsikan bahwa Oscar adalah kucing yang tidak mau berteman dengan orang hidup. Terbukti saat ada seorang pasien wanita yang ditemani Oscar, dokter menyuruhnya keluar. Tapi kucing itu tidak juga keluar dan malah mengeluarkan suara yang mendesis seakan-akan menyuruh dokter itu pergi.

Boleh percaya, boleh juga tidak.

Credit gambar: republika.co.id
Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 

© Copyright Xpressi 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.