News Update :

Maraknya Pembajakan MP3 Lagu di Internet

2/24/2011

Pembajakan merupakan hal yang tak asing lagi di telinga kita. Berbagai macam pembajakan tersedia di internet. Dari mulai software, buku, film, audio, video dam mp3 dapat diunduh dengan harga yang murah, bahkan kebanyakan gratis. Mungkin Anda juga gemar mencari file-file bajakan. Lagu-lagu di dalam ponsel Anda misalnya, adakah yang Anda dapatkan dengan cara membeli? Bila satu lagu dapat dibeli dengan harga Rp 9.000, berapa biaya pulsa yang Anda keluakan jika ingin mengkoleksi 100?
 Rp 9.000 X 100 = Rp 900.000

Di lain sisi Anda bisa mendownload ratusan bahkan ribuan lagu di internet.

Pemilik situs layanan download mp3 gratis sangat diuntungkan dengan posisi ini, pemilik situs memperoleh keuntungan dari pemasang iklan di web mereka. Tentunya ada pihak yang dirugikan, siapa? Pencipta lagu? Kalau menurut Undang-Undang memang merupakan suatu pelanggaran. Bukanlah yang dirugikan adalah pencipta lagu. Pada group band misalnya, apaah si pencipta lagu menciptakn lagu agar banyak orang yang membeli lagu tersebu? Tentu tujuannya adalah agar band mereka terkenal dan sering perform di panggung-panggung. Dari pihak label nampaknya yang dirugikan karena penjualan keping CD menurun. Tidak juga, sekarang sudah ada layanan RBT yang tidak mengharuskan untuk membeli lagu"agu satu albm sekaligus. Hanya dengan satu lagu saja harganya sudah lumayan.

Dari sebuah situs ada yang menyebutkan bahwa penikmat musik original di Indonesia hanya 2,5% saja. Dengan kata lain penikmat musik bajakan di Indonesia mencapai 97,5%. Coba bayangkan bila dalam satu tahun ini tidak ada pembajakan lagu, hanya sedikit sekali yang dapat mengkoleksi lagu. Lagu-lagu se-eksis apapun hanya sedikit yang hafal, tawaran konser menurun dan kian menurun.

Mungkin sering Anda dengar banyak label rekaman yang mengklaim bahwa mereka sangat dirugikan dengan adanya pembajakan. Rugi karena penjualan keping CD yang cuma sedikit saja? Serugi-ruginya para pemilik label rekaman pasti tajir juga. Belum pernah kita mendengar pemilik label rekaman kelaparan. Cobalah jangan hanya memikirkan keuntungan sendiri, pembajak juga punya peran penting dalm ketenaran sebuah lagu. Banyak juga band yang berterima kasih jika lagunya terkenal karena para pembajak. Hargailah usaha orang-orang yang menjual CD bajakan yang mangkal di pinggir-pinggir jalan, mereka sering digrebeg ketika ada razia. Jangan seolah-olah ada monopoli perdagangan dalam negara ini.

Dengan pembajakan lagu yang semakin marak dan tidak mungkin dapat dihindari sebaiknya relakan saja wahai para pencipta lagu bila lagunya dibajak, bila masih dilarang pun tetap saja banyak pembajakan. Ikhlaskanlah jika lagu-lagumu dibajak agar para penjual CD bajakan yang untungnya hanya seberapa menjadi barokah dan halal tentunya. Kurang tinggi apa bayaran royalti dari penjualan RBT dan konser yang akhir-akhir ini banyak sekali acara-acara musik di televisi.
Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 

© Copyright Xpressi 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.