News Update :

Cara Menghilangkan Rasa Takut / Grogi yang Berlebihan

2/23/2011


Takut merupakan sesuatu yang membuat orang tidak berdaya untuk melakukan sesuatu dan bahkan tidak berharap sesuatu itu terjadi. Seberapa besarpun ketakutan itu nanti akhirnya juga datang menimpa Anda. Takut mati misalnya, seberapa besarpun takutnya terhadap kematian, nanti akhirnya terjadi juga. Contoh lain, guru olahraga Anda sedang mengambil penilaian renang sedangkan Anda tidak bisa berenang bakan masuk ke kolam renangpun Anda tidak berani. Saat Anda sedang menunggu giliran, hati Anda sangat cemas. Bagaimana ini? Bagaimana ya? Mungkin dalam hati Anda berkata seperti itu. Anda semakin takut karena giliran sudah dekat dan jika tidak melakukan praktek, Anda tidak akan mendapatkan nilai. Pada saat mendapatkan giliran, tentunya Anda harus melawan ketakutan tersebut. Dari cerita tersebut dapat disimpulkan bahwa untuk menghilangkan rasa takut adalah dengan menghadapinya dan lakukanlah seolah-olah ada ancaman. Saya jadi ingat kalimat bijak yang berbunyi "Orang yang takut menderita sebenarnya sudah menderita dengan ketakutan itu sendiri". Yang perlu diingat adalah rasa takut tidak akan hilang kecuali dihadapi.

Bila rasa takut telah hilang biasanya timbul rasa grogi. Misalkan di kelas Anda guru bahasa sedang melakukan penilaian baca puisi. Sebelum Anda maju, Anda merasa ketakutan. Namun kemudian rasa takut hilang ketika Anda mendapatkan giliran maju membaca puisi. Pada saat itu ada rasa grogi yang tidak dinginkan muncul. Bagaimana Anda menghilangkannya? Tidak cukup dengan dihadapi, Anda juga harus melawannya dengan cara sadar bahwa apa yang sedang Anda lakukan sama sekali tidak membutuhkan rasa takut dan grogi. Lawanlah dengan kekuatan penuh.

"Anda dikatakan bisa melakukan sesuatu bila Anda dapat mengatasinya."

Mulai sekarang, hilangkanlah rasa takut dan rasa grogi dari pikiran Anda. Tidak akan ada gunanya jika kita memiliki kedua sikap tersebut. Hanya ada satu yang perlu kita takuti. Ya, betul, Allah swt.

Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 

© Copyright Xpressi 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.